Headlines News :

Buruh Gelar Deklarasi Dukung Oneng

Karawang para pengurus serikat buruh menggelar Deklarasi Relawan Rakyat Buruh Berjuang mendukung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Rieke Dyah Pitaloka dan Teten Masduki yang akan maju pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat, di Karawang, Minggu. Deklarasi Relawan Rakyat Buruh Berjuang itu ditandai dengan membacakan komitmen para buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia. Diantara komitmen itu ialah siap mengawal dan mendukung Rieke dan Teten Masduki. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Andi Gani Nena Wea, mengatakan, para buruh menyatakan sikap mendukung pasangan Rieke-Teten pada Pemilihan Gubernur Jabar 2013, karena pasangan itu sudah dekat kepada para buruh. "Pasangan Rieke-Teten adalah pasangan yang sudah jelas akan mendukung buruh, dan akan memperjuangkan kesejahteraan para buruh. Jadi kami komitmen mendukung dan memenangkan pasangan itu, diantara keseriusan kami melalui deklarasi ini," katanya, di Karawang, Minggu. Sementara itu, Rieke mengaku berterima kasih kepada para buruh yang telah berkomitmen untuk mendukung dirinya pada Pemilihan Gubernur Jabar. Ia menilai, diantara permasalahan krusial di Jawa Barat itu ialah permasalahan industrial. Karena itu pihaknya akan memperhatikan permasalahan tersebut jika nanti terpilih menjadi gubernur. "Sesuai dengan komitmen, saya sudah mewakafkan hidup saya untuk para buruh, meningkatkan kesejahteraan para buruh. Saya tidak memaksa agar para buruh mendukung saya. Tetapi bagaimana jadinya jika pemimpin yang anda pilih tidak berpihak kepada buruh," katanya. Sebelum acara berakhir, Feri Nurazli ketua SPSI Karawang terlebih dahulu membacakan Deklarasi Relawan Rakyat Buruh Berjuang untuk Pemenangan Rieke-Teten yang isinya relawan rakyat buruh berjuang untuk memenangkan Rieke-Teten dengan menggerakkan elemen perjuangan buruh serta akan mengawal dan mengawasi pada Pilgub Jabar. Selanjutnya, buruh menyerahkan uang sebesar Rp 1.327.000 untuk biaya kampanye Rieke. (ops)

Rp 10 M Pajak hotel Hiburan Menguap

Dinas Kebudayaan dan Pariwisatan (Disbudpar) mengeluhkan tidak adanya keterbukaan dari Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPPKAD) Karawang terkait pajak hotel, tempat hiburan, rumah makan dan event-event yang diselenggarakan di Karawang. Pasalnya, dari perhitungan Disbudpar pajak yang didapat dari tempat tersebut bisa mencapai Rp10 miliar.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudapar), Acep Jamhuri mengatakan, pariwisata itu bukan hanya objek wisata seperti Pantai Tanjung Pakis, Samudera Baru, Curug Cigentis dan lainnya. Akan tetapi yang termasuk pariwisata itu seperti hotel, tempat hiburan, rumah makan, dan event-event yang diselenggarakan di Karawang.

Dari perhitungan Disbudpar hasil pajak ditempat-tempat tersebut hampir Rp10 miliar per tahun, akan tetapi Disbudpar sebagai liding sektor tempat-tempat itu tidak pernah diberitahu terkait penghailan pajaknya oleh DPPKAD. “Sektor pajak hotel, tempat hiburan, rumah makan, dan lainnya itu cukup besar, tapi kami sebagai liding sektornya tidak pernah diberi laporan terkiat pajak periwisata tersebut oleh DPPKAD sebab mereka yang melakukan pemungutannya,” ujar Acep kepada Pasundan Ekspres, Minggu (2/12).
Kendati pajak itu dikelola oleh DPPKAD, kata Acep, tetapi Disbudpar sebagai liding sektornya harusnya mengetahui laporan pajak dari tempat pariwisata yang berada di Karawang. Jumlah hotel, tempat hiburan dan rumah makan itu terus bertambah setiap tahunnya. Bahkan kedepan akan ada dua hotel baru yang berbintang empat. “Jadi pajaknya juga akan terus bertambah, meskipun dari objek wisata itu tidak terlalu besar tapi dari hotel, tempat hiburan dan rumah makan itu bisa lebih dari Rp10 miliar,” tandasnya.
Selain itu, menurut Acep, sektor pajak parkir diobjek wisata belum dikelola dengan optimal. Padahal PAD yang dihasilkan jika dikelola dengan baik bisa menghasilkan ratusan juta dalam satu tahun. "Meskipun liding sektor pariwisata ada pada kami, tapi belum ada yang mengelola sektor pajak parkir di tempat wisata. Oleh sebab itu kami
akan giring untuk mengelola parkir agar PAD bisa ditingkatkan," katanya.
Dikatakan, untuk pengelola pajak itu liding sektornya DPPKAD. Tapi belum ada yang membidik sektor pajak parkir diobjek wisata. Sehingga potensi daerah untuk pajak parkir belum tergali dengan maksimal.
"Kendati izin pariwisata itu ada di Disbudpar, tapi pengelolaannya itu bukan pada kami, tapi pada DPPKAD" katanya.
Sementara itu, saat Pasundan Ekspres menghubungi kepala DPPKAD, Setya Darma melalui hendphon-nya tidak nomor yang aktif satupun.(use) sumber

Piala AFF 2012 Tidak Berlanjut ke GBK

Timnas Indonesia gagal mengalahkan Timnas Malaysia, Harapan fans Indonesia untuk menyaksikan timnasnya bertanding di Stadion Gelora Bung Karno tidak berlanjut. Langkah mereka di AFF Suzuki Cup 2012 terhenti di babak grup.

Hanya butuh seri di pertandingan terakhirnya melawan Malaysia, Sabtu (1/12/2012) malam di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pasukan "Merah Putih" kalah dua gol tanpa balas (0-2).

Kekalahan tersebut membuat tim asuhan Nil Maizar finis di peringkat tiga klasemen Grup B dengan nilai empat dari tiga pertandingan.

Singapura menjadi juara grup dengan enam poin, unggul selisih gol atas Malaysia yang berada di posisi kedua. Laos juru kunci setelah kalah 3-4 dari Singapura malam ini, dan mereka cuma mengantongi satu angka dari tiga laga.

Dengan demikian babak semifinal akan digelar di empat negara, karena sudah menggunakan format home and away. Singapura bertemu runner-up Grup A, Filipina, sedangkan Malaysia berjumpa juara Grup A, Thailand.

Optimis Bisa Memenangkan Pilgub Jabar 2013 Mendatang

 KARAWANG - Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Karawang sepenuhnya mendukung pencalonan Dr H Irianto MS Syafiuddin (Yance,red) menjadi Gubernur Jawa Barat tahun 2013 dari Partai Golkar.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I Apdesi Karawang, M Rombi SA S.Sos saat kunjungan politik Yance di Aula Resto Lebak Sari Indah (LSI), Kamis (23/2). Menurut Rombi, dengan melihat kepemimpinan Yance sebelumnya yang menjabat menjadi bupati Indramayu selama dua periode ini yang terbilang sukses. Diharapkan ke depannya Yance bisa membawa perubahan untuk masyarakat Jawa Barat.
Terutama dapat meningkatkan infrastruktur di pedesaan. Selain itu, Apdesi juga yakin calon dari Partai Golkar ini bisa menjadi gubernur. “Kita semua tahu latar belakang Kang Yance ini. Dengan sosok seperti ini, kami yakin masyarakat Jawa Barat bisa sejahtera. Dari organisasi Apdesi Karawang sendiri siap mendukung Kang Yance untuk memimpin Jawa Barat pada 2013 nanti,” ucap Rombi saat dimintai keterangannya oleh Pasundan Ekspres.
Dikatakan, ia juga berharap apabila Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat ini terpilih menjadi gubernur, diharapkan tidak lupa kepada para pendukungnya. Serta ia juga menginginkan agar Pemerintah Provinsi Jawa Barat kedepannya dapat memperhatikan mantan kepala desa, yang dinilainya saat ini pemerintah kurang peduli. “Mudah-mudahan setelah beliau menjadi gubernur tidak lupa kacang akan kulitnya. Kami juga tidak menekankan kepada para kades untuk mendukung beliau, kalau kades suka sama kepemimpinan Yance, kenapa harus tidak memilih,” paparnya.
Sementara itu, Yance sendiri saat dikonfirmasi Pasundan Ekspres akan keseriusannya untuk menjadi gubernur, ia sudah optimis bakal memenangkan Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2013 mendatang meskipun belum menentukan pendampingnya. Diakuinya, dirinya juga sangat berterima kasih kepada Apdesi Karawang yang telah mengundang dirinya untuk bersilaturahmi dengan para kepala desa.
Ditegaskan, selama ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum sepenuhnya memperhatikan kesejahteraan para kepala desa. “Dengan silaturahmi seperti ini, saya yakin dan optimis untuk jadi gubernur dan tentunya menjadi pemimpin tahun 2013. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Apdesi Karawang yang telah mengundang dan mendukung saya untuk menjadi pemimpin Jawa Barat yang lebih baik lagi,” ungkapnya.(gun) pasundan eks
 
Redaksi : Karawang Online.Com | Iklan | Berita Karawang
Copyright © 2011. Berita Karawang - All Rights Reserved